Madu asli tidak pernah didekati semut. Siapa bilang? Nyatanya ada saja madu yang didekati semut meskipun madu itu didapat dari...
Madu
asli tidak pernah didekati semut.
Siapa
bilang?
Nyatanya
ada saja madu yang didekati semut meskipun madu itu didapat dari gua atau pohon
yang tingginya hampir menembus langit.
Memang
selama ini kebanyakan orang percaya bahwa untuk membuktikan antara madu yang
asli dengan madu yang campuran (madu palsu), standar yang digunakan adalah
semut. Padahal semut memang suka dengan yang manis. Barangkali jika madu itu
rasanya pahit, semut sudah tidak mau makan.
Ini
yang perlu diluruskan. Kenapa madu walaupun yang asli masih didekati semut?
Kita
semua pasti sepakat bahwa madu itu dihasilkan oleh lebah dari sari bunga. Nah,
untuk menjawab pertanyaan di atas, maka kita perlu menelusuri bersama tentang
kandungan yang dimiliki oleh madu. Sedangkan untuk membuktikannya benar
tidaknya kandungan madu, maka kita harus mencari tahu kandungan sari bunga.
Bunga
terdiri dari beberapa komponen dan yang paling bawah adalah sarinya atau yang
biasa disebut dengan nektar bunga. Nektar ini adalah cairan manis yang kaya
GULA. Kandungan gula tersebut dihasilkan oleh bunga suwaktu mekar yang berguna
untuk menarik serangga agar mau mendekatinya. Terutama lebah.
Serangga
itulah yang nantinya membantu proses pembuahan bunga yang kemudian bisa menjadi
buah. Jadi serangga mendapatkan sari bunga, sedangkan bunga mendapatkan bantuan
untuk pembuahan yang akhirnya bisa menghasilkan buah.
Nektar
sendiri tempatnya ada di dasar perhiasan bunga (perianthium) sehingga untuk
bisa mengambilnya, serangga itu pasti bersinggungan dengan kepala sari
(anthera) dan pistil.
Selain
nektar, bunga juga mengahasilkan bau harum yang berguna untuk mencuri perhatian
lebah atau serangga lain yang jaraknya masih jauh. Dan untuk mengetahui lokasi
nektar, serangga itu dibimbing oleh garis yang ada di kelopak bunga yang hanya
bisa dilihat oleh lensa film paling sensitif atau yang hanya bisa dilihat mata
telanjang oleh serangga.
Sehingga
apapun jenis bunganya, semua serangga akan dengan mudah bisa menemukan sarinya.
Ini adalah simbiosis mutualisme yang sangat indah. Bunga ikhlas memberikan
sarinya kepada serangga, sementara serangga ikhlas membantu bunga untuk mengawinkannya.
Sehingga
madu yang dihasilkan oleh lebah dari sari bunga masih saja didekati semut.
Bahkan kandungan gulanya ada yang mencapai 80%. Hanya saja gula yang terkandung
dalam madu sudah aman karena bisa langsung diserap dalam waktu 2 jam oleh tubuh
tanpa bantuan insulin.
Jadi
sangat aman untuk dikonsumsi oleh mereka yang terkena penyakit diabetes.
Begitu!
Untuk
lebih lengkapnya mengenai segala sesuatunya tentang madu akan saya rangkumkan
buat anda, tetapi setelah pengunjung blog ini sudah bertambah seribu.
Ayo silahkan
bantu share agar makin banyak yang melek dengan informasi madu. Bukan hanya
berdasarkan katanya. Dan doakan saya supaya senantiasa diberikan kesehatan dan kemampuan untuk berbagi ilmu.
Salam
sehat!

COMMENTS